end of august





Akhir pekan selalu menjadi hari yang ditunggu-tunggu khususnya untuk calief, karena bisa bermain bersama ayah dan tentunya jalan-jalan. sebenernya gak ada rencana khusus untuk "piknik"
dengan bantuan liburananak.com dan forum urbanmama.com akhirnya kami memutuskan untuk ke daerah sentul, membantu banget untuk acara jalan-jalan dadakan dengan posting artikel dari kedua link tadi,
pilihan nya taman budaya - sentul city, biaya masuk Rp.25.000/orang untuk anak dibawah 3 tahun free
untuk pilihan permainan nya jangan ditanya ya...hanya beberapa saja yang bisa di mainkan
seperti bom-bom car dan permainan kecil lainnya, dan diluar dari biaya masuk tadi.
tapi senang banget bisa ajak calief main , walau cuacanya lagi terik panas
calief tetap excited apalagi dengan vw mainan yang sebenernya gak bisa jalan.
location : taman budaya - sentul bogor

Flu singapura atau roseola infantum

Seminggu yang lalu calief demam tinggi dan batuk sesekali.
Kamis siang, calief masih aktif walau pas saya pegang badan nya agak sumeng gitu, masih lari sana sini makan masih mau, minum air putih dan minum susu pun masih mau, nahh tengah malam calief bangun dan saya pun bangun pas saya pegang badan nya puanas pol..saya bangunin ayahnya, untuk nemenin calief sementara saya mengambil sanmol dan nempelin termometer, dan ternyata suhu badan 39,4.
Besok nya demam turun naik, selera makan masih biasa cuman lemas kasiann ngeliat nya biasa ceria, ngoceh-ngoceh. Sore nya saya bawa ke hermina ciputat, karena demam turun naik dan kami khawatir disaat tengah malam calief tiba-tiba demam tinggi seperti malam sebelumnya.
Dokter menyarankan untuk pemeriksaan darah karena dikhawatirkan terkena dbd ,  
Setelah 1 jam menunggu hasil lab untuk trombosit masih diambang wajar, dbd pun negatif, Dugaan sementara oleh dokter yaitu virus tapi masih belum diketahui virus jenis apa..dan calief diperbolehkan pulang, saya dan suami masih bertanya-tanya tentang virus, karena dirumah calief jarang sekali main dengan anak-anak kecil, saya pikir lagi apa dr kebersihan alat makan atau pakaian nya, akhirnya semua yang berhubungan untuk calief saya protect dulu gak bermaksud lebay, karena virus nya sendiri gak diketahui jenis apa, jadi saya lebih baik mengatasinya dengan seperti itu.
Hari berikutnya calief sudah gak demam, cuman timbul bintik-bintik merah seperti biang keringat tetapi tidak menempel satu sama lain nya saya pikir itu ruam karena adanya disekitar paha, suhu badan sudah gak demam, calief juga mulai aktif lagi bermain nya.

Ternyata semakin banyak, muncul di kaki.
Ibu yang kerja dirumah bilang itu campak , karena saya gak ngerti saya manggut-manggut dan calief pun gak jadi saya mandikan.
Dihari ke-4 nya merah-merah semakin banyak di paha terutama, daripada saya terka-terka gak jelas akhirnya calief kami bawa lagi ke hermina dan periksa dengan dokter anak irene akasya, dugaan antara flu singapura atau roseola infantum , untuk lebih memastikan nya cek darah lagi. Dan memang hasil nya mengarah pada virus, Tapi saat dipastikan kembali ke dokter diagnosis nya adalah flu singapura cuman dari hasil baca sana sini kok mengarahnya roseola infantum.,
Untuk treatment nya sama baik flu singapura atau roseola infantum.
Dan kedua virus itu menular, calief diresepkan oleh dokter obat sirup. Alhamdulilah kalo urusan minum obat gak susah, jadi gak ada drama nangis-nangis nyuapin obat.
Sekitar 3 hari kemudian bintik-bintik merah mulai menghilang dan kulit yang tadinya bintik-bintik menjadi warna cokelat setelah beberapa hari kemudian menghilang tanpa ada bekas.